Beberapa Jenis Penindasan yang Harus Anda Ketahui

Beberapa Jenis Penindasan yang Harus Anda Ketahui

Beberapa Jenis Penindasan yang Harus Anda Ketahui

Maulana Ahsan – Sekolah semestinya jadi tempat yang aman untuk anak untuk belajar, berkembang, serta membuat persahabatan. Sayangnya, kadang-kadang lingkungan sekolah malah jadi satu tempat yang begitu menakutkan untuk anak sebagai korban penindasan. Fenomena penindasan atau sering dimaksud bullying adalah satu diantara problem yang sampai sekarang ini belum juga dapat diberantas secara detail dalam lingkungan sekolah. Pasalnya, bullying dapat berlangsung tanpa ada sepengetahuan tenaga pendidik atau pihak yang berwenang di sekolah. Pada banyak masalah, korban bullying tidak berani memberitahu siapa juga mengenai keadaan yang dirasakannya karna diancam oleh si penindas atau bully. Mengakibatkan, pihak sekolah juga kesusahan untuk mencari aksi itu.

Jika pihak sekolah tidak dapat mendeteksi atau tidak ambil aksi pada masalah bullying, telah pekerjaan Andalah jadi orang-tua untuk lihat sinyal tanda serta sifat penindasan yang dihadapi atau bahkan juga dikerjakan oleh anak Anda. Pada intinya, ada 5 type bullying yang sering berlangsung di lingkungan sekolah. Terkadang, seseorang anak dapat jadi korban sebagian type penindasan sekalian. Karna tanda-tanda serta efeknya pada anak tidak sama, simak perincian 5 type bullying di bawah ini.

Beberapa Jenis Penindasan yang Harus Anda Ketahui

1. Penindasan fisik

Umumnya penindasan fisik adalah satu diantara type bullying yang paling gampang dikenali. Sebagai korban juga akan terima beragam perlakuan fisik yang kasar dari mulai menghambat jalan korban, menyandung, mendorong, memukul, menjambak, sampai melempari dengan benda-benda.

Cermati jika pada badan anak Anda seringkali keluar luka-luka tanpa ada argumen yang pasti. Umumnya anak sebagai korban malas untuk mengaku kalau dianya ditindas dengan fisik karna takut dipandang tukang mengadu atau karna diancam oleh penindasnya. Jadi, anak mungkin saja juga akan menjawab kalau luka itu didapat waktu main basket atau jatuh dari tangga. Ciri beda yang perlu Anda cermati adalah jika buah hati Anda bertubuh kecil untuk anak seusianya sesaat rekan-temannya bertubuh semakin besar darinya. Hal semacam ini buat anak Anda lebih rawan jadi tujuan. Hati-hati bila anak mulai mengeluh sakit kepala, sakit perut, atau mual. Baiknya selekasnya periksakan anak ke sarana kesehatan.

Bila Anda mencermati ada tanda-tanda itu, bicarakan baik-baik dengan anak Anda. Janganlah memaksa atau mengancamnya untuk mengakui. Tambah baik tanyakanlah bagaimana hubungan dengan rekan-rekan di sekolah, apakah ia terasa pas dengan rekan-rekan di sekolah, atau apakah ia mempunyai hasrat untuk geser sekolah. Lalu bicarakan problem ini dengan pihak sekolah dengan memasukkan bukti-bukti penindasan yang dihadapi anak Anda.

2. Penindasan verbal

Type bullying ini tidak tambah baik dari penindasan fisik. Penindasan verbal dikerjakan dengan kalimat, pernyataan, julukan, serta tekanan psikologis yang menyakitkan atau merendahkan. Karna efeknya tidak tampak dengan segera, penindasnya tidak juga akan sangsi untuk melemparkan ucapan-ucapan yg tidak layak serta umumnya hal semacam ini dikerjakan saat tak ada saksi atau orang dewasa.

Penindasan ini umumnya diperuntukkan pada anak yang fisik, tampilan, sifat, atau latar belakang sosialnya berlainan dari anak-anak yang beda. Seringkali type bullying ini dihadapi oleh anak yang gemuk, canggung, atau prestasinya di sekolah kurang terlihat. Tanda-tanda korban penindasan verbal yang dapat dilihat adalah perubahan sikap seperti jadi tidak ketertarikan makan, pendiam, tidak yakin diri, serta gampang tersinggung.

Janganlah menasihati anak untuk meremehkan aktor penindasan verbal. Hal semacam ini malah juga akan buat anak yakin pada kalimat aktor. Demikian sebaliknya, ajari anak Anda untuk membalas hinaan atau ejekan dari penindasnya lewat cara yang dewasa. Umpamanya dengan menyebutkan, “Jangan menghinaku sesuai sama itu, ” atau, “Daripada mengejek orang yang lain, tambah baik mencari aktivitas beda saja sana, ” sembari memandang mata aktor. Dirumah, yang dapat Anda kerjakan adalah membuat rasa yakin diri anak serta mengajari kalau tidak seseorang juga layak diperlakukan dengan semena-mena.

3. Aksi pengucilan

Korban pengucilan mungkin saja tidak disakiti dengan fisik ataupun verbal, namun malah dimusuhi serta diabaikan oleh lingkungan pergaulannya. Anak juga jadi terisolasi serta sangat terpaksa menyendiri. Anak akan kesusahan mencari rekan karna umumnya si penindas miliki dampak yang cukup kuat untuk membujuk orang yang lain mengucilkan si korban.

Jika anak Anda seringkali menyendiri, kerjakan pekerjaan grup seseorang diri, tidak sempat bermain dengan rekan-rekan diluar jam sekolah, atau tidak sempat membahas masalah pertemanannya di sekolah, mungkin saja anak Anda adalah korban type bullying ini. Korban pengucilan juga umumnya juga akan tutup diri dari Anda serta keluarga.

Yang dapat Anda kerjakan adalah meluangkan diri sehari-hari untuk mengobrol serta berkomunikasi dengan hangat dengan anak. Tanyakanlah masalah setiap harinya serta perasaannya. Janganlah menyepelekan keinginan anak bila ia memohon untuk geser sekolah. Anda dapat juga konsentrasi meningkatkan ketertarikan serta bakat anak umpamanya dengan mendaftar les renang atau belajar alat musik agar lingkup pergaulannya jadi bertambah luas.

4. Penindasan dunia maya

Type bullying didunia maya (cyberbullying) adalah penindasan yang dapat disebut cukup baru. Penindasan ini berlangsung didunia maya (Internet) umpamanya lewat sosial media, aplikasi chatting, SMS, atau surat elektronik (e-mail). Karna sifatnya yang bebas, anak Anda mungkin saja terima penindasan dari orang yg tidak dikenalnya atau orang dengan nama pemakai (username) samaran. Bullying yang berlangsung umumnya berbentuk hinaan atau sindiran. Dapat pula berbentuk isu mengenai anak Anda yang disebarkan lewat sosial media.

Tanda-tanda anak sebagai korban cyberbullying adalah seringkali menggunakan saat didunia maya namun terlihat sedih atau tertekan sesudahnya. Sinyal yang lain adalah tidur tengah malam atau bahkan juga tidak tidur sekalipun, menarik diri dari pergaulan, atau jadi begitu protektif pada alat-alat elektronik yang dipunyainya seperti hp atau computer.

Untuk hadapi masalah cyberbullying, taruh semuanya file serta bukti penindasan. Karna umumnya susah untuk mencari aktor cyberbullying, mintalah pertolongan dari pihak sekolah atau kepolisian untuk menindak masalah itu. Sesaat membuat perlindungan anak, batasi saat yang di habiskan anak didunia maya. Diluar itu, Anda harus juga belajar tentang sosial media atau website yang punya potensi jadi fasilitas penindasan. Coba untuk memakainya untuk menguji seberapa aman website itu untuk anak. Anda dapat juga menyetel penyusunan spesial pada gadget anak yang aman serta sesuai sama untuk usianya.

5. Penindasan seksual

Bila anak Anda telah masuk umur remaja awal, type bullying ini dapat berlangsung. Penindasnya juga akan memberi komentar, menggoda, berupaya mengintip, bahkan juga menyentuh korban dengan seksual. Tidak cuma itu, penindasan seksual juga meliputi menebarkan photo korban yang berbentuk sensual serta pribadi, ambil photo korban diam-diam dengan maksud memuaskan gairah seksual aktor, atau memaksa korban melihat atau lihat beberapa hal yang berbau pornografi. Dalam sebagian masalah, penindasan seksual termasuk juga dalam aksi kriminil yakni pelecehan atau kekerasan seksual dimana aktor dapat ditindak dengan hukum.

Umumnya korban penindasan seksual adalah anak wanita, walau tidak tutup peluang anak lelaki juga alami type bullying ini. Sebagian sinyal yang dapat Anda amati adalah nilai mata pelajaran alami penurunan, keluar ketakutan pada lawan type, gampang tersinggung, style kenakan pakaian beralih, menarik diri dari pergaulan, atau alami depresi.

Bila Anda berprasangka buruk anak Anda alami penindasan seksual, ajak anak Anda untuk bicara baik-baik tanpa ada maksud untuk mengkritik atau menyalahkan anak (umpamanya karna cara kenakan pakaian atau sikap anak pada lawan type). Tekankan kalau apa yang berlangsung kepadanya bukanlah kelirunya sekalipun, tetapi salah aktor. tahap selanjutnya adalah membahasnya dengan pihak sekolah untuk menindak aktor. Apabila anak Anda memberikan laporan penindasan seksual yang cukup serius, periksakan anak ke sarana kesehatan serta adukan ke kepolisian.